PENGACARA COWBOY " OM SOULTAN SALADIN SUDAH GA PUNYA KEKUATAN HUKUM DI PARFI"SANGAT MUDAH UNTUK MEMATAHKAN SURAT MANDATNYA."
Intelmedia.co
Soultan Saladin Cs Sudah Bisa Masuki Kantor PARFI di Kuningan
imstory September 9, 2020 2 min read
Pemegang mandat Ketua Umum DPP PARFI, aktor senior Soultan Saladin bersama beberapa anggotanya, akhirnya bisa masuk ke kantor Sekretariat Parfi di Lt 4 Gedung PPHUI Kuningan Jakarta .
Saladin dan kawan-kawan masuk ke kantor Parfi pada Selasa (7/9/2020) siang ditemani, antara lain oleh aktor Mack Dum atau Mack Prabu.
“Cuna kemarin gak ada pejabat penting PARFI di sana. Hanya ada beberapa orang anggota pengurus, perempuan. Alicia Johar dan pengurus penting lainnya enggak ada,” kata Saladin melalui telepon.
Diungkapkan, Alicia Johar sempat memintanya untuk bertemu di Cilandak Town Square, sindikasi oleh salah seorang anggota Parfi. Tetapi Saladin minta agar Alicia Johar datang ke Kuningan saja, tetapi tidak ada kesepakatan, sehingga pertemuan batal.
Sehari sebelumnya, Senin (6/9/2020)sore Soultan Saladin bersama mantan anggota DPO PARFI Sandec Sahetapy dan beberapa anggota PARFI lainnya telah mendatangi kantor PARFI. Maksud kedatangan mereka adalah untuk berkantor di Sekretariat Parfi Kuningan.
Namun waktu itu agenda mereka seperti bocor, karena Sekretariat Parfi dikunci. Beberapa pengurus Parfi yang datang ke Kuningan, antara lain Evry Joe dan Ocha Marshal justru duduk-duduk di Sekretariat PWI Seksi Film, meskipun akhirnya mereka ikut berada di depan kantor Parfi yang terkunci.
Sandec menepis anggapan bahwa dirinya bersana Soultan Saladin dan kawan-kawan akan menduduki kantor Parfi. Kedatangan mereka adalah untuk berkantor bersama-sama dengan Parfi yang diketuai oleh Alicia Johar.
“Jadi bukan maksud kami untuk mengambil alih kantor ini. Karena kita semua punya hak yang sama atas kantor ini, ya kita sama-sama berkantor di sini, baik DPP Parfi atau PB Parfi. Semua kan belum mengantongi SK dan Kemenkumham, jadi belum jelas siapa yang sah. Bu Alicia Johar tetap Ketua Umum versi Kongres 10 Maret lalu, Pak Soultan Saladin juga Ketua DPP yang memegang mandat,” kata putra aktor Charlie Sahetapy (almarhum) itu.
Soultan Saladin sendiri mengaku tidak berambisi untuk duduk sebagai Ketua Umum PARFI. “Yang saya harapkan adalah setiap kepengurusan organisasi harus melalui mekanisme yang benar. Ikuti AD/ART. Saya sih kepingin yang mudah-muda aja yang memimpin Parfi,kata Saladin.
Kehadiran Sandec Sahetapy bersama Soultan Saladin Senin sore, memang agak aneh. Sandec adalah motor penggerak Kongres Parfi di Hotel Maharaja, 10 Maret 2020 lalu yang akhirnya memilih Alicia Johar sebagai Ketua Umum.
“Ya memang salah gua semuanya kongres itu. Ternyata yang kupilih juga sampai sekarang enggak ngapa-mgapain!” kata Sandec.
Humas Parfi versi Kongres, Evry Joe meminta agar semua pihak berpikir jernih.
Evry menyayangkan jika ada kelompok yang ingin duduk di kantor Parfi selain Parfi pimpinan Alicia Johar.
“Dulu kan sudah sepakat mengadakan Kongres, memilih Alicia Johar. Sekarang ujug-ujug begini. Kasih kesempatanlah orang bekerja,” kata Evry.
Pernyataan Evry disanggah oleh Mack Dum. Menurutnya selagi belum ada pengurus yang mengantongi SK dari Kemenkumham, siapa saja anggota Parfi berhak berkantor di Kuningan
Sementara itu team intelmedia.co menemui mantan sekjen parfi yang pernah di percaya oleh sultan saladin untuk mengatur parfi pada tanggal 10/9/2020 di kediamannya bumi serpong damai tangerang selatan,provinsi banten.Ialah M.Firdaus Oiwobo,SH
Team intelmedia.co mempertanyakan pendapatnya terkait kedatangan sultan saladin cs ke kantor DPP parfi, Firdaus berpendapat bahwa kedatangan Artis senior Soultan Saladin ke kantor DPP parfi syah syah saja,karena dianggap bahwa masing masing pengurus mempunyai untuk berkantor di Parfi " menurut saya syah saja om Soultan Saladin berkantor di DPP parfi kuningan,karena itu milik negara.mengingat belum ada satupun pihak yang berhak secara de jure untuk menguasai kantor parfi tersebut,menurut saya ini awalnya kelalaian bunda alicia johar,kenapa setelah terpilih bunda alisia johar tidak fokus mengurus ijin di kemenkumham,padahal itu masalah yang sepele.
Seharusnya dari awal bunda alisia johar jangan urus hal yang ga penting dulu,harusnya fokus dulu dengan kemenkumham agar bisa mendapatkan nomer AHU dari kemenkumham,karena walaupun organisasi parfi ini sudah lama berdiri,harusnya semua pengurus parfi paham bahwa ada aturan baru dari pemerintah dalam menjalankan organisasi di Indonesia yang wajib disesuaikan dengan undang undang"ujar firdaus.
Firdaus menyatakan bahwa dirinya pernah mencoba menyatukan kedua kubu parfi,namun dirinya kaget saat kedua kubu masih ribut soal ijin organisasi yang tidak kunjung tuntas.
Firdaus adalah anggota senior parfi,dirinya bergabung di parfi sejak tahun 1999,namun kini firdaus mengundurkan diri dari segala pengurusan parfi.firdaus lebih memilih menjadi anggota biasa di parfi sampai permasalah parfi selesai." Terlalu banyak yang pintar di parfi,makanya ga ada yang substansi satupun urusannya,saya jadi ketua umum di beberapa organisasi besar selama belasan tahun makanya saya cukup senyum jika banyak orang pintar di parfi,kalau bicara organisasi di hadapan saya jangan sok pintar,karena sama saja dengan ngajarin anak bebek berenang.
Masalah parfi ini sangat mudah kok,asal semua kompak dan jangan sok pintar kalau ga pintar mengurus organisasi.
Om Soultan saladin itu menurut saya sudah ga punya kekuatan secara hukum di parfi,makanya harus ada orang yang paham organisasi untuk mendampingi bu alisia johar ,saya ga akan buka disini cara membatalkan surat mandat om soultan saladin,karena ilmu itu mahal"pungkas firdaus sambil tertawa canda (red# syh)