MERASA DITIPU DAN DILECEHKAN HAKNYA SEBAGAI KONSUMEN,AKHIRNYA PENGACARA COWBOY MENSOMASI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN HOME CREDIT
Intelmedia.co
Berawal dari kunjungan M Firdaus Oiwobo SH atau yang biasa di panggil pengacara cowboy ke salah satu mall di bilangan serpong akhirnya terjadi permasalahan antara dirinya dengan pihak perusahaan pembiayaan yang bernama HOME CREDIT
Pada siang itu firdaus berencana ingin mencari emas dan berlian yang disukainya ditoko emas pada mall tersebut
Namun selesai transaksi di toko emas tempat dirinya membeli emas,firdaus keluar toko dan kebetulan disamping toko emas tersebut ada toko camera SLR
Firdauspun awalnya di ajak mampir dan firdauspun akhirnya singgah di toko tersebut untuk melihat lihat camera yang dipajang di toko tersebut
Firdauspun ditawari untuk membeli barang tersebut dengan cara Credit dan Home Credit sebagai penyedia dana talangan dalam pembelian camera merk Cannon type D200 tersebut
Awalnya firdaus menolak karna menyampaikan kepada pemilik toko camera tersebut kedatangannya hanya ingin melihat lihat camera saja
Namun pihak toko terus merayu hingga akhirnya firdaus mengamini tawaran pemilik toko tersebut
Akhirnya transaksipun di mulai,sebelum transaksi berlangsung firdaus menanyakan harga camera merk cannon tersebut
Dirinya mendapatkan harga dari pemilik toko dengan Harga 25 juta rupiah dan karna ketidak tahuannya firdauspun mengiyakan harga camera tersebut
Firdauspun di minta untuk menyetorkan downpaymant(dp)sebesar 5 juta rupiah untuk setoran awal
Akhirmya firdauspun mengeluarkan kocek 5 juta rupiah untuk DP camera tersebut setelah datanya dianggap vallid atau lolos verifikasi di home credit secara on line
Firdauspun menyerahkan uang DP tersebut kepada pemilik Toko,setelah transaksi selesai firdauspun pulang membawa camera yang disimpan dalam tas camera cannon yang di belinya lunas di toko yang sama tersebut,dan saat itu firdaus tidak membawa kardus camera cannon d200 yang ia belinya
Karna menurut firdaus dirinya tidak pernah membawa pulang kardus dari barang apapun yang dibelinya selama ini
Keesokan harinya di pagi hari firdaus sang pengacara cowboy di hubungi oleh seorang wanita yang mengaku sebagai pegawai home credit dan menjelaskan bahwa nomer KTP dan nomer NPWP nya berbeda serta dianggap tidak valid
Firdauspun di arahkan untuk membuat KTP elektrik karna menurut pegawai home credit KTP nya masih fersi lama dan belum E KTP
Firdaus diberikan penjelasan bahwa dirinya tidak bisa melakukan pembayaran sebelum mengajukan E KTP miliknya
Saat itupun firdaus meminta agar pihak home credit membatalkan transaksinya dan mengembalikan uang DP camera tersebut Namun pihak home credit menolak
,akhirnya karna kecewa atas ketidak pastian terhadap dirinya,firdauspun bergegas siang harinya berangkat ke mall tempat dimana dirinya membeli camera cannon tersebut
Namun menurut firdaus kepada awak intelmedia.co bahwa dirinya tanpa sengaja melihat pegawai home credit yang menangani masalah administrasinya kemarin sedang melayani konsumen camera cannon yang sama dengan miliknya di toko camera berdekatan dengan toko dimana firdaus membeli camera tersebut
Firdaus pun terkaget kaget saat menyaksikan transaksi camera yang sama merknya dengan harga yang jauh lebih murah dari harga camera yang dibelinya secara credit
Saat firdaus menanyakan kepada costumer home credit tersebut tentang harga camera yang di creditnya
Customer home credit itupun menjawab bahwa DP camera Cannon D200 dicredit dengan harga 12 juta dan DP hanya 1,5 juta
Sepontan firdauspun sepontan marah,kemarahan firdaus di bertambah saat pemilik toko lain tersebut menjelaskan bahwa harga camera cannon d200 hanya sekitar 9 jutaan
Melihat gelagat yang tidak baik akhirnya marketing home credit tersebut keluar dan berlari kecil menuju toko camera tempat dimana firdaus angkat credit
Tidak berapa lama dirinyapun dipanggil oleh sipemilik toko tempat dia mengangkat credit camera tersebut
Dan firdauspun meminta uang dp senilai 5 juta rupiahnya agar dikembalikan
Namun pemilik toko menolak dan sebagai gantinya firdaus di beri bonus lensa camera tambahan
Adu mulutpun terjadi dan akhirnya firdaus mengambil lensa camera itu sambil berkata "ini lensa saya bawa,bukan berarti saya setuju dengan tawaran anda,ini saya simpan buat barang bukti"ujar firdaus sambil pergi dari toko tersebut
Firdaus merasa kecewa kepada pihak toko camera dan perusahaan pembiayaan tersebut
Akhirnya firdauspun berencana melanjutkan masalah ini kepihak berwajib
Setelah kejadian tersebut firdauspun mendapatkan telpon tagihan dari pihak home credit bahkan firdaus pernah juga mendapatkan bahasa yang tidak menyenangkan dari karyawan penagihan home credit
Firdaus semakin merasa tidak nyaman karna di tagih berulang ulang setiap menit oleh pihak home credit
Padahal firdaus sudah menjelaskan berkali kali kepada pihak home credit bahwa dirinya tidak akan bayar sampai masalah nya jelas
"saya bukan ngga mau bayar,saya hanya ingin memperjelas bahwa sebenarnya administrasi saya gimana,karna menurut home credit data saya belum falid dan hargapun tidak sesuai dengan harga pasar
Coba bayangkan,camera seharga 9 juta an dijual kesaya 15 juta oleh pihak toko,itu diluar uang dp yang saya berikan kepada pihak toko ,namun kenyataannya malah tagihan yg harus saya bayarkan senilai 22 juta an
Apa ngga membingungkan saya,ditambah lagi saya ngga pernah dikasih kwitansi pembelian oleh pihak toko camera tersebut
Bahkan setiap saya minta kwitansi kepada pihak toko selalu tidak di tanggapi
Intinya saya akan melanjutkan masalah ini kepada pihak berwajib,dan saya akan gugat home credit"pungkas firdaus(RED#SYH)