Luput Dari Pengawasan Dinas dan Konsultan,!! Ini Kata Rian, Normalisasi Kali Asem, Proyek Siluman
INTELMEDIA.CO, KOTA BEKASI - Proyek Rehabilitasi Drainase di Kali Asem depan TPA Sumur Batu Kelurahan Sumu Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi , Jawa Barat. Tanpaknya tidak ada pengawasan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, dilapangan hanya terlihat para pekerja bangunan yang sibuk bekerja mengangakat batu, membuat adukan semen dan pasir serta membuat pondasi Drainase kali Asem. Tidak tampak mandor atau Pelaksana dilapangan, apalagi Konsultan.
Dikatakan Rian, Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi L-KPK DPC Kota Bekasi geram dan angkat bicara, menurutnya, kami mengawasi pekerjaan tersebut, tidak tampak dilapangan Papan Proyek yang dipasang, ketika kami tanya para pekerja, hanya jawab “Tidak Tau Pak” sepertinya Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi dan Kontraktor atau Pelaksana proyek rehabilitasi kali Asem segaja tidak memasang papan proyek. Kami menduga ada Kongkalikong dan kesegajaan untuk melakukan perbuatan melanggar UU No 14 tahun 2018 KIP, tentang Keterbukaan Informasi Pubik, Paparnya.
Rian menambahkan, kalau proyek yang menggunakan Anggaran APBD dan APBN, baik rehabilitasi maupun pembangunan, harus di pasang Papan Proyek atau papan kegiatan, Supaya masyarakat tau dan bisa mengawasi juga, agar proyek tersebut jauh berkualitas dan mutunya juga, supaya proyek tersebut sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja RAB, Ujarnya.
Kalau papan proyek saja tidak di pasang, bagaiama kita tau darimana asal anggaran tersebut, “Seperti Siluman” yang datangnya kita tidak tau kalau pergi juga tidak tau. Padahal setiap proyek pemerintah sudah jelas dari anggaran Pajak masyarakat, jadi kalau ada proyek masyarakat juga berhak untuk mengawasinya, ucap Rian.
Kami menduga proyek rehabilitasi Dreanane kali asem menjadi bacakan para oknum yang terlibat guna kepentingan pribadinya, agar dapat meraup keuntungan yang jauh lebih banyak, dan sudah jelas merugikan perekonomian dan keuangan Negara, Tutup, Rian. [red]