Intelmedia.co Dewan pimpinan pusat organisasi Peo Gibran sudah terbentuk dan saat ini sedang mempersiapkan deklarasi sambil menunggu terbitnya...
Intelmedia.co Jumat 21/3/2025 banyak Isyu miring tentang pendidikan Firdaus oiwobo yang berseliweran di media sosial,namun setelah team media...
Intelmedia.co pendaftaran seleksi ketua pemberantasan korupsi  atau kpk sudah di mulai, dan beberapa calon telah mendaftarkan diri...
08 Desember 2020 | Dibaca: 1319 Kali
LEMBAGA KPK DUKUNG LANGKAH TNI_ POLRI MEMBERANTAS RADIKALISME" WALAU BERKEDOK APAPUN, NEGARA TIDAK BOLEH KALAH DENGAN ORGANISASI APAPUN, TERMASUK PARTAI POLITIK DAN PEMIMPIN JANGAN KORBANKAN ANAKBUAH

M.FIRDAUS OIWOBO SH

Intelmedia.co

Masalah kemerdekaan adalah permasalahan pokok dalam suatu negara agar dapat berpijak di atas kakinya sendiri,namun tidak sedikit negara yang telah merdeka masih di rongrong kemerdekaannya oleh negara asing bahkan terkadang negara luar yang ingin merongrong kemerdekaan negara lain tidak sedikit yang menggunakan tangan anak negri itu sendiri.

Dengan segala cara negara asing menggunakan perpanjangan tangan dan menjadikan anak dalam negri itu sendiri sebagai antek anteknya untuk melancarkan propaganda yang ingin mereka terapkan,demi tercapainya keinginan mereka untuk menjajah kembali negara yang sudah merdeka itu.

Seluruh negara asing yang merasa super power akan mencoba masuk kedalam negara negara yang dianggap lemah pertahanannya oleh mereka karna banyak faktor, diantaranya ingin merebut kekayaan alam.

Ini perlu disadari oleh anak bangsa khususnya indonesia, sejak dulu bangsa ini di adu domba dengan macam macam propaganda dan adu domba.

Negri yang kaya akan sumber daya alam ini menjadi primadona bagi orang asing, sehingga orang asing banyak yang ingin merebutnya, walau dengan menggunakan cara yang extreme seperti membentuk gerakan sparatis dengan mendoktrin masyarakatnya agar menjadi pemberontak dengan macam macam dalih dan alibi,di antaranya dalih agama.

Karna dalih agama yang paling mudah masuk kepada masyarakat indonesia, banyak anak bangsa indonesia yang belum sadar bahwa dirinya telah di cuci otaknya dengan dalih agama oleh segerombolan oknum yang mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan negara.

Biasanya para provokator ini bertugas untuk menyerang TNI _ Polri untuk langkah awal melemahkan pertahanan bangsa.

Menurut M.Firdaus oiwobo SH yang saat ini menjabat sebagai ketua umum lembaga komunitas pengawas korupsi atau disingkat lembaga KPK bahwa seorang pemimpin tidaklah elok jika harus mengorbankan anggotanya, apalagi sampai tega menghilangkan nyawa anggota nya demi menyelamatkan kepentingan pibadi, firdaus menyampaikan bahwa apabila ada permasalahan pribadi maka sudah selayaknya para pemimpin organisasi tidak berlindung di ketek anggotanya, apalagi sampai tega mengorbankan nyawa anggotanya.

Menurut firdaus bahwa setiap pemimpin telah diberi gelar oleh ALLAH SWT untuk menjalankan amanah organisasinya dengan baik.maka ketika orgasasinya di bawa tidak baik.maka yang akan jadi korban adalah seluruh anggota organisasinya.minimal akan menemarkan nama organisasi karna pemimpin nya serakah,konaah dan tidak berjiwa satria.

" selama saya memimpin berbagai organisasi belum pernah saya korbankan anak buah,apalagi sampai korban nyawa,berapa kali saya bermasalah dengan hukum bahkan pernah jadi tersangka,namun saya hadapi sendiri tanpa diketahui oleh anggota saya.

Nah oleh karna itu pesan saya sebagai pemimpin agar para pemimpin organisasi yang lain berjiwa satria jika meghadapi masalah.jangan lari dari tanggung jawab.

Pada kesempatan inipun saya ingin menyampaikan dukungan kami dilembaga kpk kepada TNI_Polri dalam memberantas Radikalisme dinegri ini,jangan sampai negara kalah dengan oknum preman berkedok apapun, karna negara asing akan memanfaatkan situasi itu apabila negara kalah dengan premanisme berkedok organisasi apapun termasuk partai politik "pungkas firdaus( red# syh)

Alamat Redaksi
Jalan A. Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email : info@intelmedia.co