Intelmedia.co Dewan pimpinan pusat organisasi Peo Gibran sudah terbentuk dan saat ini sedang mempersiapkan deklarasi sambil menunggu terbitnya...
Intelmedia.co Jumat 21/3/2025 banyak Isyu miring tentang pendidikan Firdaus oiwobo yang berseliweran di media sosial,namun setelah team media...
Intelmedia.co pendaftaran seleksi ketua pemberantasan korupsi  atau kpk sudah di mulai, dan beberapa calon telah mendaftarkan diri...
09 Agustus 2017 | Dibaca: 2271 Kali
KETUM LEMBAGA KPK SANTUNI KELUARGA KORBAN AMPLI MUSHOLAH

M FIRDAUS OIWOBO,SH(KETUA UMUM LEMBAGA KPK)

Intelmedia.co,baru baru ini terjadi lagi proses pengadilan jalanan yang menelan korban jiwa

Namun betapa mirisnya kejadian tersebut sehingga mengoyak hati siapapun yang mengetahui tentang cerita sebenarnya tentang kasus tersebut

Tidak sedikit orang yang meneteskan air mata setelah mengetahui ternyata korban pengadilan jalanan yang dituduh maling ampli mushola tersebut ternyata adalah seorang yang taat beragama dan seorang kepala rumah tangga yang taat dalam menghidupi anak dan istrinya dari hasil menyervice ampli dan elektronik bekas

Dialah muhammad al zahra alias joya,seorang tukang service elektronik yang gigih berjihat dalam menafkahi anak dan istrinya 

Namun naas,saat joya kelelahan dalam perjalanan mengambil ampli bekas yang telah dibelinya

Joya sesaat menjalankan perintah sang khalik dengan menunanikan ibadah shalat ashar sekligus berniat istirahat di dalam mushola tersebut

Namun naas,seseorang meneriakinya maling dengan tuduhan maling ampli

"Maling Maling Maling" teriak seseorang sehingga memancing warga lain tuk mengambil tindakan main hakim sendiri

Tanpa sempat mengemukakan pembelaan terhadap apa yang di tuduhkan kepadanya

Joya harus meregang nyawa karna di pukul dan di bakar oleh ratusan masa yang sudah beringas bagaikan kesetanan

Dengan kalimat Laillahaillallah yang terucap dibibirnya,akhirnya joya mengikhlaskan dirinya tuk berpisah dengan anak istri tercinta selamanya

Setelah joya di pukuli dan di bakar oleh masa,ternyata apa yang dituduhkan oleh masyarakat yang main hakim sendiri terhadap diri joya tersebut ternyata tidak terbukti

Ampli mushola yang awalnya di kira di curi oleh joya,ternyata ampli musholah tersebut masih pada posisinya

Sementara ampli bekas milik joya masih berada di jok motor korban yang bernama joya teesebut

Namun nasi sudah jadi bubur,joya kini tidak akan bisa lagi mengimami sang buah hati saat shalat

Joya tidak akan bisa lagi tertawa bahagia bersama anak dan istrinya lagi

Kini tinggak sang istri yang menanggung nasib harus berusaha sendiri dalam membesarkan anaknya termasuk sang jabang bayi yang masih berusia 6 bulan dalam kandungan

Kejadian inipun mengetuk hati M firdaus oiwobo SH seorang yang saat ini menjabat sebagai ketua Umum Lembaga komunitas pengawas korupsi yang juga pemilik yayasan mutiara taman firdaus bergerak di bidang pengelolaan panti rehabilitas korban narkoba dan Panti Yatim Piatu di bilangan tangerang selatan

Setelah mendengar kejadian tersebut akhirnya firdaus membuka donasi Lembaga KPK untuk Almarhum joya

Firdaus telah mengumumkan kepada seluruh jajaran lembaga KPK seindonesia agar ikut berperanserta dalam pemberian santunan kepada keluarga almarhum joya di nomer rekening Bca 3020160151

Firdauspun secara pribadi telah mempersiapkan santunan jutaan rupiah dan sebidang tanah seluas 500 meter persegi di bilangan bekasi untuk dihibahkan pada anak almarhum joya

Sambil meneteskan airmata firdaus berpesan kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut pelaku pengroyokan dan provokasi yang menghilangkan nyawa joya

Firdaus juga berjanji melalui lembaga KPK yang dipimpinya akan terus mengawasi kasus tersebut sampai kasus ini benar benar terungkap sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi kpk dalam mengawasi kebijakan publik pemerintah indonesia

"Saya minta polisi harus bertindak tegas dan segera mencari pelaku pengeroyokan tersebut,ini merupakan pelajaran besar dan dosa berjamaah bangsa kita karna membiarkan hamba Allah yang sedang ibadah terbunuh karna fitnah

Dan saya akan menyurati kapolri,komnasham dan bapak presiden agar serius mengusut tuntas kasus tersebut

Jika tidak,saya berjanji akan menurunkan masa untuk berdemo agar kasus ini terungkap jelas duduk persoalanya

Joya sudah meninggalkan kita selamanya

Namun ada tanggung jawab negara yang perku di selesaikan dengan tuntas dalam beberapa hal ini

Khususnya tentang penegakkan hukum di indonesia yang membuat rakyat hilang kepercayaan terhadap penegak hukum

Hingga lebih memilih jalan pintas dengan mengadakan peradilan jalanan"pungkas firdaus mengakhiri wawancaranya dengan team Intelmedia.co senin malam 9/8/2017 saat di temui di kediamannya (red#)

 

 

 

 

Alamat Redaksi
Jalan A. Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email : info@intelmedia.co